Skip to content
Home » Mengungkap Misteri Alasan Berat Badan Susah Turun

Mengungkap Misteri Alasan Berat Badan Susah Turun

alasan berat badan susah turun

Banyak orang yang berusaha menurunkan berat badan dengan berbagai cara, mulai dari diet, olahraga, hingga mengonsumsi obat-obatan tertentu. Namun, tidak jarang mereka mengalami kesulitan untuk mencapai berat badan ideal, bahkan setelah melakukan usaha yang keras. Apa sebenarnya alasan berat badan susah turun? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini?

alasan berat badan susah turun

Penyebab Berat Badan Turun Perlahan

Salah satu alasan berat badan susah turun adalah karena proses penurunan berat badan itu sendiri tidak terjadi secara instan, melainkan perlahan-lahan. Penurunan berat badan tergantung pada banyak faktor, seperti usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan awal, aktivitas fisik, pola makan, kondisi kesehatan, dan metabolisme tubuh.

Menurut Mayo Clinic, penurunan berat badan yang sehat dan aman adalah sekitar 0,5–1 kg per minggu. Jika Anda menurunkan berat badan lebih cepat dari itu, Anda mungkin kehilangan massa otot dan air, bukan lemak. Selain itu, penurunan berat badan yang terlalu cepat juga dapat menyebabkan efek samping, seperti lemas, pusing, sakit kepala, rambut rontok, atau gangguan menstruasi.

Oleh karena itu, Anda perlu bersabar dan konsisten dalam menjalani program penurunan berat badan. Jangan terlalu fokus pada angka timbangan, tetapi perhatikan juga perubahan bentuk tubuh, lingkar pinggang, dan persentase lemak tubuh Anda. Anda juga bisa menggunakan pakaian atau celana yang dulu sempit sebagai acuan untuk melihat kemajuan Anda.

Berat Badan Stuck Saat Diet

Alasan berat badan susah turun lainnya adalah karena Anda mengalami fase plateau, yaitu kondisi di mana berat badan tidak turun lagi meskipun Anda sudah menjalani diet dan olahraga. Fase plateau biasanya terjadi setelah 6 bulan menjalani diet rendah kalori. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Metabolisme melambat
    Ketika Anda menurunkan berat badan, Anda juga kehilangan massa otot, yang berperan dalam membakar kalori. Akibatnya, metabolisme tubuh Anda menjadi lebih lambat, sehingga Anda membutuhkan kalori lebih sedikit untuk menjaga berat badan Anda.
     
  2. Tubuh beradaptasi
    Tubuh Anda memiliki mekanisme untuk menjaga keseimbangan energi, yaitu dengan menyesuaikan asupan dan pengeluaran kalori. Ketika Anda mengurangi asupan kalori, tubuh Anda akan mengurangi pengeluaran kalori, sehingga Anda tidak lagi mengalami defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan.
     
  3. Kebiasaan buruk
    Meskipun Anda sudah menjalani diet, Anda mungkin masih memiliki kebiasaan buruk yang menghambat penurunan berat badan, seperti makan terlalu banyak, makan tidak teratur, makan malam terlalu larut, mengonsumsi makanan olahan, minuman manis, atau alkohol, kurang tidur, atau stres.

Untuk mengatasi fase plateau, Anda perlu mengubah strategi penurunan berat badan Anda. Anda bisa mencoba hal-hal berikut ini:

  1. Tingkatkan intensitas atau variasi olahraga Anda. Anda bisa menambah durasi, frekuensi, atau jenis olahraga yang Anda lakukan, agar tubuh Anda tidak bosan dan terus terpacu untuk membakar kalori. Anda juga bisa melakukan latihan beban untuk meningkatkan massa otot dan metabolisme Anda.
  2. Sesuaikan asupan kalori Anda. Anda bisa menghitung kembali kebutuhan kalori harian Anda sesuai dengan berat badan, tinggi badan, usia, dan aktivitas fisik Anda saat ini. Anda juga bisa mengurangi asupan karbohidrat dan gula, dan meningkatkan asupan protein dan serat, yang dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan.
  3. Jaga pola hidup sehat Anda. Anda perlu memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup istirahat, tidur, dan relaksasi, agar tubuh Anda bisa berfungsi dengan baik dan hormon-hormon Anda tetap seimbang. Anda juga perlu menghindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang, yang dapat mengganggu metabolisme dan kesehatan tubuh Anda.

Berat Badan Stuck Saat Diet: Dilema yang Sering Dihadapi

Menurunkan berat badan adalah perjalanan yang melibatkan kesabaran, konsistensi, dan pemahaman tentang tubuh Anda sendiri. Saat menghadapi tantangan berat badan yang turun perlahan atau berhenti berkurang, penting untuk tetap fokus pada kesehatan secara keseluruhan. Tidak hanya tentang angka di timbangan, tetapi juga mengenai perubahan positif dalam gaya hidup dan kesejahteraan.

Berat badan susah turun bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti proses penurunan berat badan yang perlahan, fase plateau, atau kebiasaan buruk yang tidak disadari. Untuk mengatasi masalah ini, Anda perlu bersabar, konsisten, dan fleksibel dalam menjalani program penurunan berat badan. Anda juga perlu memperhatikan asupan kalori, olahraga, dan pola hidup sehat Anda, agar berat badan Anda bisa turun dengan sehat dan stabil.